Beranda > Uncategorized > Merakit Komputer

Merakit Komputer

MEMASANG KOMPONEN

Motherboard adalah komponen
utama sebuah komputer. Disebut
motherboard karena semua
komponen komputer lainnya
menginduk ke komponen ini.
Komponen-komponen lain seperti
harddisk, drive optik, prosesor,
memori, video card, floppy disk
drive semuanya ditancapkan ke
dalam slot yang disediakan di
motherboard. Motherboard menyediakan integrasi
dan komunikasi data yang memungkinkan
komputer bekerja
dengan baik.
Jadi, pemasangan komponen
komputer dalam kegiatan merakit
komputer pada dasarnya adalah
memasangnya ke motherboard.

MEMASANG PROSESOR

Prosesor adalah otak komputer.
Oleh karena itu biasanya dipasang
paling duluan walaupun sebenarnya
tidak apa-apa seandainya
tidak dipasang paling awal.
Hal-hal yang perlu Anda ketahui
mengenai prosesor adalah kecocokan
antara jenis prosesor dan
soket di motherboard. Gunakan
prosesor yang memakai soket
yang didukung oleh motherboard
Anda atau bisa juga sebaliknya
memilih motherboard yang sesuai
dengan jenis prosesor yang ingin
Anda gunakan. Anda bisa melihat daftar soket beserta slot yang
didukungnya pada lampiran buku ini.
Kebanyakan soket CPU dan prosesor
saat ini dibuat menggunakan
arsitektur pin grid array (PGA),
maksudnya pin-pin yang terdapat di
bawah prosesor yang dimasukkan ke
dalam soket.
Proses pemasukan prosesor ke
soketnya sendiri menggunakan mode
zero insertion force (ZIF) sehingga
Anda tidak perlu menggunakan
tenaga sedikit pun.

1. Bukalah prosesor dari wadah-nya.
2. Buka pengait soket prosesor-nya
terlebih dahulu. Pengait yang
dimaksud di sini adalah sebuah
batang yang terletak di sebelah
kiri atau kanan soket yang
bersangkutan, bergantung pada
merek motherboard Anda.
Apabila pengait dari prosesor ini
tidak diaktifkan, otomatis lubang
di soket belum terbuka sehingga
tidak bisa Anda masuki prosesor.

3. Ambil dengan tangan Anda dan
letakkan pada soket prosesor di
motherboard. Ketika memasukkan,
Anda perlu memperhatikan
tanda yang terdapat di
salah satu dari empat ujung
prosesor dan cari kecocokan-nya
dengan motif yang sama di slot.
Hal ini berfungsi mencegah
terjadinya kesalahan pemasangan
prosesor ke slot-nya.

4. Ketika posisi prosesor sudah
berada di atas soket, lepaskan
saja pegangan tangan Anda
untuk memasukkannya. Anda
tidak perlu menekannya karena
prosesor akan otomatis masuk ke
soket.

5. Setelah prosesor masuk ke
soketnya, kencangkan kembali
pengaitnya hingga posisi prosesor
mantap dan tidak bisa dicabut
kembali.

TIPS: Janganlah Anda memaksa memasukkan
prosesor ke dalam slotnya dengan
penekanan. Seandainya prosesor tidak bisa
masuk secara sempurna ke soketnya, tentu
ada kesalahan pemasangan. Lebih baik Anda mencabutnya kembali dan
melihat apakah konfigurasi pemasukannya
sudah benar.

MEMASANG HFS/kipas PROSESOR

Prosesor dalam bekerja bisa
menimbulkan panas yang dapat
merusakkan prosesor tersebut
mengingat panas (heat) bisa
merusakkan komponen elektronik
dari prosesor tersebut. Untuk
itulah diperlukan adanya
pendingin prosesor. Ada banyak macam tipe pendingin
prosesor, misalnya air, thermal
cooler, dan sebagainya. Namun yang
paling sering dijumpai adalah cooling
fan alias kipas prosesor.
Kipas prosesor umumnya Anda
dapatkan dalam satu paket bersamaan
ketika Anda membeli prosesor.

1. Perhatikan komponen logam di
tengah prosesor. Komponen
yang menonjol tersebut dinamakan
thermal core dari
prosesor tersebut. Gunanya
untuk menyalurkan panas dari
prosesor.

2. Olesilah bagian thermal core
tersebut dengan benda mirip
cream yang bernama thermal
paste. Thermal paste membuat
proses konduktansi panas
menjadi lebih efektif dan
efisien. Thermal paste juga
biasanya Anda dapatkan ketika
membeli prosesor, hanya saja
dalam ukuran yang kecil.
Jikalau kekurangan, baru Anda
bisa membeli terpisah di toko
komputer atau toko elektronik
terdekat di kota Anda.

3. Siapkanlah cooling fan yang
akan dimasukkan. Cooling fan
terdiri dari dua bagian. Bagian
bawah adalah logam yang
berfungsi untuk disipasi/
pelepasan panas. Bagian
atasnya adalah kipas untuk
mendinginkan logam tersebut.
Di bagian logam terdapat
pengait untuk memasang
komponen tersebut ke atas
prosesor di motherboard.

4. Dekatkanlah prosesor di atas
motherboard. Lalu kaitkan
salah satu sisi pengait dengan
nook yang terdapat pada
tempat prosesor di motherboard.

5. Tekanlah dan rentangkan sisi
pengait lainnya dari pendingin
prosesor ke nook satunya di
motherboard hingga pendingin
terpasang kokoh di atas
prosesor.

6. Karena kipas merupakan
komponen elektronik yang
memerlukan energi listrik untuk
menggerakkannya, langkah
terakhir adalah menancapkan
kabel yang ada di kipas pendingin
ke slot yang ada di
motherboard. Slot ini biasanya
terletak dekat dengan posisi
prosesor mengingat panjang
kabel dari kipas pendingin
umumnya tidak terlalu panjang.

TIPS: Beberapa tipe kipas prosesor, terutama yang
tidak direkomendasikan oleh pembuat
prosesor kadangkala sulit untuk dipasang,
atau dengan kata lain kompatibilitasnya tidak oke, dan dalam beberapa kasus
memerlukan tenaga yang kuat untuk
memasangnya. Untuk itu, penulis menyarankan Anda
membeli kipas prosesor yang direkomendasikan oleh pabrikan prosesor
yang cocok dengan soket tersebut.

MEMASANG RAM

1. Memori yang digunakan di PC
adalah tipe DIMM. Sementara
jenisnya yang lazim dijumpai di
PC adalah SDRAM dan DDR.
Kedua jenis memori tersebut
menggunakan slot yang berbeda.
SDRAM memiliki 168 pin
dan dua takik di bawahnya.
Adapun DDR memiliki 184 pin
dan satu takik di bawahnya.
Sementara DDR2 memiliki 240
pin dan satu takik di bawahnya.
Besar kapasitas memori yang
dimiliki oleh satu keping RAM
biasanya kelipatan dari 128
MB, seperti: 256, 512, 1024
MB, dan seterusnya.

2. Mayoritas prosesor memiliki
slot RAM dengan jumlah lebih
dari satu. Beberapa motherboard
bahkan menyediakan
slot RAM untuk banyak jenis
RAM, misalnya SDRAM atau
DDR. Namun hanya satu jenis
memori bisa dipakai dalam
waktu yang bersamaan.

3. Bukalah pengait slot prosesor
ke arah luar sehingga terlihat
menganga. Ketika slot sudah
menganga menandakan bahwa
slot tersebut siap dimasuki
keping memori.

4. Masukkan memori di slotnya.
Anda perlu memperhatikan
takik di bagian bawah yang
merupakan alat untuk menentukan
orientasi peletakan
memori sehingga tidak terjadi
kesalahan pemasangan.

5. Ketika memasangnya, Anda
perlu sedikit melakukan
penekanan mengingat cara
memasukkan memori tidak
menggunakan teknologi ZIF
seperti prosesor.

6. Tutup kembali pengait slot
memori hingga dapat berfungsi
untuk mencengkram memori di
tempatnya. Takik yang terdapat
di samping slot memori
akan dipegang oleh pengait
dari slot yang bersangkutan.

TIPS: Sama seperti ketika memasang prosesor,
Anda harus memastikan bahwa posisi
memori yang akan ditancapkan sudah tepat
sesuai dengan bentuk geometri slot
memorinya. Seandainya ketika memasukkan merasa ada
kesulitan, jangan terus menekan, bisa-bisa
memori tersebut malah patah atau slotnya
yang rusak.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s